Berita

Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, usai menjalani pertemuan dengan Tim Investigasi Pemprov Jabar/Repro

Politik

Usai Penuhi Panggilan Tim Investigasi, Panji Gumilang Diam Seribu Bahasa

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 23:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak satu katapun yang keluar dari mulut Pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun Indramayu, Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, saat diberondong pertanyaan oleh awak media usai memenuhi panggilan tim investigasi bentukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Panji Gumilang diam seribu bahasa usai menggelar pertemuan dengan tim investigasi di salah satu ruangan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (23/6).

Sekitar 1 jam lebih pertemuan itu dilakukan. Panji Gumilang tiba di Gedung Sate pada pukul 16.04 WIB dan keluar pada pukul 17.20 WIB.


Usai keluar dari ruangan pertemuan, Panji Gumilang langsung dicecar awak media dengan berbagai macam pertanyaan. Namun, tidak satupun dari pertanyaan yang ditanggapinya.

Dirinya malah terus berjalan menuju mobil yang telah menunggunya di halaman Gedung Sate.

Diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Panji Gumilang memenuhi panggilan tim investigasi yang dibentuk oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jumat (23/6). Ia tiba di Gedung Sate, Kota Bandung, pada pukul 16.04 WIB dengan menggunakan mobil Toyota Land Cruiser dengan nomor polisi B 467 APG.

Mengenakan jas warna hitam lengkap dengan peci senada, Panji Gumilang hanya melambaikan tangan saat dicecar pertanyaan oleh awak media yang sudah menunggu kedatangannya.

Dia langsung memasuki ruang kerja Gubernur Jabar yang sudah ditunggu oleh tim investigasi.

"Shalom Alechem," kata Panji Gumilang sebelum memasuki ruangan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya