Berita

Hannibal Gaddafi/Net

Dunia

Mogok Makan di Penjara, Putra Muammar Gaddafi Masuk Rumah Sakit

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 17:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perawatan intensif di rumah sakit harus dijalani Hannibal Gaddafi, putra pemimpin Libya Muammar Gaddafi setelah melakukan aksi mogok makan selama dua minggu di penjara.

Mengutip The Jerusalem Post pada Jumat (23/6), Hannibal menolak untuk makan sebagai protes atas penahanan dirinya di dalam penjara tanpa proses pengadilan.

"Hannibal mengumumkan keputusannya untuk mogok makan sejak awal bulan ini. Dia mengaku sebagai korban karena dituduh melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan," bunyi laporan tersebut.


Menteri Dalam Negeri Libya, Bassam Mawlawi mengatakan kondisi Hannibal memburuk, sehingga ia harus dibawa ke rumah sakit dari gedung pasukan keamanan tempat dia ditahan.

Reem al-Dabri, perwakilan Hannibal mengatakan kondisinya semakin membaik hari ini.

Hannibal ditahan sejak 2015 lalu ketika seorang jaksa menuduhnya menyembunyikan informasi tentang nasib Imam Musa al-Sadr, seorang ulama Muslim Syiah Lebanon yang menghilang saat dalam perjalanan ke Libya pada tahun 1978.

Padahal saat hilangnya Al-Sadr, Hannibal baru berusia dua tahun dan tidak mengetahui apa pun tentang kasus tersebut.

Hannibal Gaddafi melarikan diri dari Libya pada tahun 2011. Sementara ayahnya, Muammar Gaddafi, ditangkap dan dibunuh oleh pemberontak. Ia sampai ke Suriah, namun di sana Hannibal diculik dan dibawa ke Lebanon pada tahun 2015 untuk diadili.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya