Berita

Hasil survei KedaiKOPI/Net

Politik

Survei KedaiKOPI: 61,3 Persen Rakyat Ingin Perubahan

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 15:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun mayoritas masyarakat menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo, tetapi mayoritas masyarakat juga menginginkan adanya perubahan di pemerintahan yang akan datang.

Hal itu merupakan hasil survei terbaru Lembaga Survei KedaiKOPI berjudul "Survei Opini Publik Menuju Pemilu 2024 Seri I" yang melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi di Indonesia.

Communication Specialist KedaiKOPI, Rosnindar Prio Eko Rahardjo mengatakan, dalam survei yang dilaksanakan pada 29 Mei-7 Juni 2023, pihaknya melontarkan pertanyaan "Bagaimana tingkat kepuasan anda terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini?".


"77,1 persen responden menyatakan puas, atau kalau di rata-rata 6,96 dari skala 1-10. 77,1 beberapa survei sebelumnya nilainya masih dikisaran 75, artinya ada peningkatan," ujar Rosnindar saat memaparkan hasil survei melalui virtual yang disiarkan di kanal YouTube Survei KedaiKOPI, Jumat sore (23/6).

Sementara responden lainnya, kata Rosnindar, sebanyak 22,9 persen menyatakan tidak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi.

Akan tetapi kata Rosnindar, saat pihaknya menanyakan kepada responden apakah ingin ada perubahan atau melanjutkan kebijakan Presiden Jokowi seperti sekarang, mayoritas menjawab dan menginginkan adanya perubahan.

"Ini unik, ketika 77,1 persen responden mengatakan puas dengan kinerja Presiden Jokowi dan jajarannya di pemerintahan, tapi 61,3 persen ini meminta atau menginginkan perubahan. Loh kok bisa sudah puas kok minta berubah gitu," kata Rosnindar.

Rosnindar menerangkan, hanya sebesar 38,7 persen masyarakat yang menginginkan agar kebijakan Presiden Jokowi saat ini dilanjutkan oleh presiden berikutnya.

Survei ini pun memperlihatkan dari segi usia yang menginginkan adanya perubahan. Hasilnya, masyarakat dari Gen Y atau yang berusia 26-41 tahun yang paling banyak menginginkan adanya perubahan.

"Ternyata Gen Y yang merupakan responden terbanyak kami, itu yang tertinggi menginginkan adanya perubahan, jumlahnya 62,4 (persen)" tuturnya.

Di mana, untuk Gen Z yang berusia 17-25 tahun, sebanyak 60,5 persen dari 265 responden yang ingin perubahan. Dari Gen Y berusia 26-41 tahun, sebanyak 62,4 persen dari 411 responden ingin perubahan.

Lalu dari Gen X berusia 42-57 tahun, sebanyak 57,1 persen dari 333 responden ingin perubahan. Dan dari kategori Boomers berusia 58-65 tahun, sebanyak 67,1 persen dari 191 responden ingin perubahan.

Survei ini menggunakan metode face to face interview atau home visit dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan error sampling kurang lebih 2,83 persen.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya