Berita

Institut Virologi Wuhan/Net

Dunia

Peneliti Institut Virologi Wuhan Diduga Jadi Pasien Nol Covid-19, Teori Kebocoran Lab Menguat

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Asal muasal Covid-19 masih menjadi misteri. Bahkan hingga saat ini muncul berbagai studi dan laporan yang memunculkan spekulasi-spekulasi mengenai sumber Covid-19.

Temuan baru-baru ini juga memperkuat teori kebocoran Covid-19 dari laboratorium di China. Pasalnya, pasien nol yang selama ini dicari-cari diyakini merupakan ilmuwan dari Institut Virologi Wuhan (WIV).

Sebuah laporan yang diunggah oleh Michael Shellenberger, Matt Taibbi, dan Alex Gutentag menyebut tiga ilmuwan WIV, yaitu Ben Hu, Yu Ping, dan Yan Zhu sudah mengalami gejala Covid-19 pada awal November 2019. Itu terjadi sebulan sebelum wabah Covid-19 diumumkan.


Sebuah sumber mengatakan para pejabat China 100 persen yakin ketiganya adalah orang-orang yang mengembangkan gejala tersebut.

"Ini adalah pengubah permainan jika dapat dibuktikan bahwa Hu sakit dengan Covid-19 sebelum orang lain," kata pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jamie Metzl, seperti dimuat New York Post, Kamis (22/6).

Teori kebocoran Covid-19 dari laboratorium di Wuhan juga diperkuat dengan penelitian yang memang sedang dilakukan oleh WIV dengan menggunakan kerabat dekat virus corona baru SARS-CoV-2.

Sebuah laporan dari Sunday Times juga menyebut seorang penyelidik Amerika Serikat (AS) mengatakan sekarang menjadi semakin jelas WIV terlibat dalam penciptaan, penyebaran, dan penutupan pandemi Covid-19.

Ilmuwan AS yang bekerja dengan orang-orang di WIV mengakui bahwa rekan mereka memasukkan "situs pembelahan furin" ke dalam virus mirip SARS pada tahun 2019. Dan situs pembelahan furin unik itu yang membuatnya jauh lebih mudah menular.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya