Berita

Ponpes Al Zaytun/net

Nusantara

Mulai Besok, Tim Investigasi Bentukan Ridwan Kamil Periksa Pengurus Ponpes Al Zaytun

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 00:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons dugaan penyimpangan ajaran Ponpes Al Zaytun dengan pimpinan Panji Gumilang, Tim investigasi bentukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjadwalkan waktu klarifikasi ke pengurus Ponpes selama dua hari. Jadwal Pemeriksaan akan dilakukan mulai Kamis (22/6).

Ridwan Kamil mengatakan, tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh soal materi pertanyaan. Meski demikian, politisi Golkar itu menjelaskan bahwa pemeriksaan akan dilakukan mengacu pada polemik yang muncul akibat ajaran dari Ponpes Al-Zaytun.

"Tim investigasi sedang bekerja, jadi sebenarnya saya enggak ada statement tambahan karena saya juga belum mendapatkan informasi," demikian kata Ridwan Kamil seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (21/6).


Ia hanya memastikan bahwa tim bentukannya sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap pengurus Ponpes untuk memberikan keterangan klarifikasi.

Pria yang karib disapa Emil ini berharap, pihak Ponpes Al-Zaytun kooperatif dan saling menghormati dalam upaya klarifikasi tersebut.

"Mudah-mudahan lancar, saya harapkan datang, kalau tidak kan berarti sama saja dengan memberikan pernyataan tidak taat pada aspek aturan hukum di negara ini," tandasnya.

Tim investigasi ini diketuai oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar, Rachmat Syafei sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Anggota tim yang tergabung terdiri dari sejumlah tokoh agama, Ormas Islam, Kemenag serta unsur aparat penegak hukum yakni dari kepolisian, TNI dan Kejati.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya