Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Keputusan tersebut diambil setelah sirup obat batuk yang diproduksi negara itu menyebabkan 70 kematian pada anak-anak di Gambia.
"Langkah terbaru yang diambil oleh Gambia bertujuan untuk mengatasi masalah obat-obatan yang tidak memenuhi standar dan produk palsu yang masuk ke negara ini," kata Direktur Eksekutif Badan Pengawasan Obat-obatan (MCA), Markieu Janneh Kaira, dalam suratnya kepada Jenderal Pengawas Obat India, Rajeev Singh Raghuvanshi.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
Senin, 14 September 2026 | 21:57
UPDATE
Minggu, 20 September 2026 | 00:02
Sabtu, 19 September 2026 | 23:58
Sabtu, 19 September 2026 | 23:32
Sabtu, 19 September 2026 | 23:21
Sabtu, 19 September 2026 | 22:47
Sabtu, 19 September 2026 | 22:34
Sabtu, 19 September 2026 | 21:56
Sabtu, 19 September 2026 | 21:37
Sabtu, 19 September 2026 | 21:31
Sabtu, 19 September 2026 | 20:31