Berita

Maskot Euro 2024 masih belum punya nama resmi/Net

Sepak Bola

EURO 2024

Belum Punya Nama, Maskot Euro 2024 Akan Kampanye Keliling Eropa

RABU, 21 JUNI 2023 | 16:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seekor boneka beruang ditahbiskan sebagai maskot Euro 2024 yang akan berlangsung di Jerman tahun depan. Akan tetapi, maskot ini belum memiliki nama.

Seperti dimuat di laman resmi UEFA, Rabu (21/6), maskot resmi untuk Euro 2024 itu masih belum memiliki nama. Namun UEFA sudah menyiapkan empat nama yang bisa dipilih publik. Yaitu Albart, Bärnardo, Bärnheart, dan Herzi von Bär.

Pemilihan beruang sebagai maskot merupakan upaya penghormatan kepada boneka beruang yang konon berasal dari negara itu pada awal abad ke-20.


"Dengan peluncuran maskot turnamen kami, kami berharap dapat menciptakan karakter yang menyenangkan dan disukai yang akan menginspirasi mereka untuk menikmati bermain sepak bola," kata Direktur Turnamen Euro 2024, Philipp Lahm.

Maskot beruang yang belum punya nama ini akan memulai perjalanan kampanye #MakeMoves di sekolah-sekolah di seluruh penjuru Eropa.

"Anda tidak dapat meletakkan dasar untuk gerakan, keceriaan, dan semangat tim sejak dini. Sangat menyenangkan melihat UEFA menginspirasi generasi berikutnya untuk membangun kepercayaan diri, jalani gaya hidup aktif dan memahami pentingnya semangat tim - semua pelajaran hidup penting yang akan membentuk masa depan mereka. Maskot ini akan menyampaikan pesan yang kuat," tutur Duta Turnamen Euro 2024 dan Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Celia Sasic.

Dalam dua minggu ke depan, UEFA membuka voting untuk pemilihan nama-nama untuk maskot EURO 2024 tersebut.

Euro 2024 sendiri bakal berlangsung pada 14 Juni hingga 14 Juli 2024. Saat ini babak kualifikasi yang mulai digelar. Akan dilanjutkan pada September, Oktober, dan November 2023.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya