Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jamiluddin Ritonga: Endorse Jokowi Tidak Akan Tentukan Kemenangan Pilpres

RABU, 21 JUNI 2023 | 00:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Poros PDIP bersama capresnya Ganjar Pranowo dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang mengusung Prabowo Subianto nampak berebut endorse Presiden Joko Widodo.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga berpendapat, dua poros itu terkesan sama-sama yakin bahwa endorse dari Jokowi akan meningkatkan elektabilitas capres yang diusung secara signifikan. Dengan begitu, masing-masing poros yakin akan dapat  memenangkan Pilpres 2024.

"Keyakinan itu wajar saja karena kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi masih tinggi. Hal itu membawa implikasi kesenangan masyarakat terhadap Jokowi masih tinggi," demikian analisa Jamiluddin, Selasa (20/6).  


Pendapat Jamiluddin, saat masyarakat masih menyenangi Jokowi, tentunya ia layak menjadi endorse. Sebab, sebagian masyarakat akan mengikuti arahan Jokowi, termasuk dalam memilih capres.

Apalagi, tambah Jamiluddin, kekuatan politik orang nomor satu di Indonesia itu didukung pula oleh masih banyaknya relawan yang masih setia. Para relawan ini diharapkan akan mengarahkan suaranya sesuai sosok capres yang di endorse Jokowi.

Namun demikian, Jamiluddin berpendapat bahwa pandangan tentang pentingnya endorse Jokowi untuk memenangkan Pilpres tidaklah beralasan. Alasannya, hasil surveiLitbang Kompas mengungkapkan bahwa endorse Jokowi tidak berpengaruh signifikan. Bahkan, hanya sekitar 18 persen masyarakat yang mengikuti endorse Jokowi.

Artinya, urai Jamiluddin, temuan Litbang Kompas itu setidaknya mengindikasikan, endorse Jokowi kepada capres tertentu tidak akan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan elektabilitasnya.

"Kalau pun terjadi kenaikan, hal itu tidak.akan menjadi penentu kemenangan capres tersebut," pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya