Berita

Tim Advokasi Pembela Warga Tanah Merah saat mengadukan ke Komnas HAM, Selasa (20/6)/RMOL

Hukum

Belum Ada Pertanggungjawaban, Pertamina Diadukan ke Komnas HAM

SELASA, 20 JUNI 2023 | 21:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hampir 4 bulan berlalu, pertanggungjawaban atas kebakaran Depo BBM Plumpang, Jakarta Utara, oleh PT Pertamina tak kunjung diterima korban terdampak yang berada di Kampung Tanah Merah.

Ketua Tim Advokasi Pembela Warga Tanah Merah, Faizal Hafied menjelaskan, hingga hari ini, Selasa (20/6), Pertamina tidak pernah mengajak Warga Tanah Merah berbicara.

"Sampai saat ini belum ada itikad baik Pertamina mengajak kami duduk dalam rangka menyelesaikan masalah tersebut," ujar Faizal saat ditemui usai melapor ke Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/6).


Dia menjelaskan, seharusnya PT Pertamina melanjutkan komunikasi dengan Warga Tanah Merah, setelah berbicara bersama Tim Advokasi Tanah Merah pada 7 Juni 2023. Pertemuan ini penting untuk membicarakan bentuk pertanggungjawaban kepada korban kebakaran Depo Plumpang.

"Oleh karena itu, kami mengambil langkah yang lebih tegas dan lebih kuat dengan mengadukan dan melaporkan PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina Persero kepada Komnas HAM RI," ucapnya.

"Karena, diduga terjadi pelanggaran HAM dalam peristiwa kebakaran dan meledaknya Depo Pertamina Plumpang," demikian Faizal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya