Berita

Audiensi pengurus Vihara Amurva Bhumi Hok Tek Tjeng Sin di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (20/6)/Ist

Politik

Sengketa Tanah Vihara, Raja Juli Janji Benahi Jajaran Internal

SELASA, 20 JUNI 2023 | 20:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima audiensi pengurus Vihara Amurva Bhumi Hok Tek Tjeng Sin di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (20/6).

Audiensi ini buntut dari sengketa lahan sekitar Vihara yang berada di Jalan Prof Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan dengan PT Danataru Jaya.

Dalam audiensi ini, Wakil Menteri ATR/BPN Raju Juli Antoni menyampaikan, konflik kepemilikan lahan yang terjadi harus menjadi momentum Kementerian ATR/BPN untuk melakukan pembenahan di lingkungan internal.


“Kasus ini bisa jadi momentum untuk melakukan perbaikan dan pembenahan di internal kementerian ATR/BPN,” ujar Raja Juli.

Raja Juli juga menyampaikan, Presiden Joko Widodo dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto telah menugaskan dirinya untuk membenahi dan menyelesaikan masalah ini.

Sehingga, dia menegaskan, jangan ada keterlibatan oknum PNS dan ASN di bawah, yang bermain dalam kasus ini.

“Sering saya perintahkan dan arahan ke jajaran kami bahwa jangan nakal. apalagi urusan agama dan tempat ibadah,” kata Raja Juli.

Sementara dari pihak pengurus Vihara, tim kuasa hukum yang didampingi oleh Ketua Umum Dharmapala Nusantara Kevin Wu beserta jajaran sebagai Lembaga Advokasi Buddhis mengapresiasi langkah cepat Kementerian ATR/BPN yang tegas dan profesional.

"Hasil pertemuan hari ini mempertegasan keberpihakan Kementerian ATR/BPN di bawah kepemimpinan Bapak Wamen Raja Juli Antoni beserta jajaran barunya yang lebih profesional dan proporsional," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya