Berita

Anies Baswedan saat menerima tongkat Pangeran Diponegoro dari pihak Belanda tahun 2015 lalu/Ist

Politik

Dicopot dari Mendikbud Karena Terima Tongkat Diponegoro, Anies Bongkar Fakta Sebenarnya

SELASA, 20 JUNI 2023 | 15:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kerenggangan hubungan Anies Baswedan dengan Presiden Joko Widodo hingga dicopot dari posisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) disebut-sebut karena dipicu oleh Tongkat Komando Pangeran Diponegoro.

Jokowi disebut tersinggung merasa dilangkahi oleh Anies. Lantaran Anies yang menerima Tongkat Komando Pangeran Diponegoro yang dikembalikan oleh Pemerintah Kerajaan Belanda.

Kabar ini pun diluruskan Anies saat menjadi narasumber dalam program "Kick Andy". Anies menegaskan bahwa yang dilakukannya itu sudah seizin presiden.


Menurut Anies, banyak orang memburu benda pusaka itu. Sehingga, Pemerintah Belanda mengembalikan tongkat cakra komando tersebut melalui sebuah misi khusus.

"Kemudian ini saya laporkan ke Presiden Jokowi bahwa akan ada pengembalian Tongkat Komando Pangeran Diponegoro ke Indonesia,” kata Anies seperti dikutip Redaksi, Selasa (20/6).

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu mengungkapkan, setelah itu prosesi serah terima kemudian diatur dengan dibuat semacam event di Galeri Nasional.

Presiden Jokowi pun dijadwalkan hadir di Galeri Nasional. Namun ternyata Jokowi tidak bisa hadir karena ada acara ke Filipina.

“Sehingga acara yang semula dihadiri oleh Presiden diwakilkan kepada Mendikbud. Jadi saya mewakili Presiden menerima cakra Pangeran Diponegoro,” tandas Anies.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya