Berita

Pengungsi Afghanistan berlindung di kamp darurat di kota perbatasan Chaman, Pakistan/RFE

Dunia

Amnesti Internasional Desak Pakistan Hentikan Tindakan Sewenang-wenang kepada Pengungsi Afghanistan

SELASA, 20 JUNI 2023 | 15:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelompok hak asasi manusia Amnesti Internasional mendesak pemerintah Pakistan agar menghentikan tindakan yang melanggar HAM terhadap pengungsi Afghanistan

Pernyataan ini dirilis oleh Wakil Direktur Regional Amnesty International untuk Asia Selatan, Dinushika Dissanayake, pada Selasa (20/6), dalam rangka Hari Pengungsi Sedunia yang diakui oleh PBB.

Menurut kelompok itu, para pengungsi Afghanistan telah mengalami kesulitan besar di Pakistan, di mana mereka menghadapi ketidakpastian hukum, kurangnya akses terhadap layanan dasar, diskriminasi, pelecehan, hingga penangkapan secara sewenang-wenang.


Dalam beberapa bulan terakhir, situasi itu disebut semakin memburuk dengan meningkatnya kekerasan dan tekanan terhadap pengungsi Afghanistan, yang kasusnya hanya mendapat sedikit perhatian dari masyarakat internasional.

“Sangat memprihatinkan bahwa situasi pengungsi Afghanistan di Pakistan tidak mendapat perhatian internasional,” ujar Dissanayake, seperti dimuat RFE.

Dalam kesempatan tersebut mereka menyerukan komunitas internasional untuk menyoroti kasus serius ini dan mendesak pemerintah Pakistan untuk memberikan perlindungan dan bantuan yang memadai kepada para pengungsi.

Sejak pengambilalihan Taliban di Afghanistan pada Agustus 2021, banyak pengungsi yang melarikan diri ke Pakistan. Akan tetapi sayangnya mereka dikabarkan kerap menjadi sasaran gelombang penahanan, penangkapan, dan ancaman deportasi yang sewenang-wenang dari Islamabad.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya