Berita

Mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Wahidah Suaib/Net

Politik

Mantan Anggota Bawaslu: KPU Boros Anggaran Jika Sidakam Tak Bisa Diakses Publik

SELASA, 20 JUNI 2023 | 14:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Akses publik terhadap sistem informasi dana kampanye (Sidakam) diharapkan terbuka luas. Namun jika sebaliknya, penggunaan anggaran pengembangan teknologi informasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) patut dipertanyakan.

Mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Wahidah Suaib menjelaskan, sistem informasi kepemilkan yang telah dibuat KPU, belakangan menuai kontroversi.

Dia menyebutkan, seperti sistem informasi partai politik (Sipol) hingga sistem informasi pencalonannya (Silon) tidak terbuka luas untuk publik, karena ada data-data yang ditutupi.


"Kita kembalikan pada prinsip penggunaan teknologi informasi. Itu kan salah satu tujuannya untuk transparansi dan akuntabilitas," ujar Wahidah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/6).

Mengingat pengalaman Sipol dan Silon, menurutnya sistem informasi dana kampanye (Sidakam) juga berpotensi tidak bisa diakses masyarakat luas.

"Kalau sistem diadakan tapi akses sulit atau terbatas, maka itu menyalahi prinsip penggunaan teknologi informasi tersebut, yang menjadi dasar KPU membuat Sidakam, atau sama halnya dengan Sipol dan sistem yang lain," tuturnya.

Maka dari itu, Wahidah bertanya-tanya maksud dan tujuan pembuatan dan penggunaan Sidakam ataupun sistem teknologi informasi lainnya, karena membangunnya memakai anggaran negara.

"Kalau kemudian ini tidak bisa diakses optimal, bukan kah itu juga bagian dari pemborosan anggaran negara? Karena kan menciptakan sistem pastinya membutuhkan anggaran," katanya.

"Saya rasa kita kembalikan ke situ juga, bahwa penggunaan anggaran pemilu harus terimplementasi sesuai dengan tujuan dari pengadaan atau apapun sistem itu," demikian Wahidah menambahkan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya