Berita

Bripka Andry Darma Irawan/Ist

Presisi

Bripka Andry Tegaskan Mutasi Bukan Pemicu Ungkap Setoran Uang ke Kompol Petrus Hottiner

SELASA, 20 JUNI 2023 | 03:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Setelah masalah setoran uang ratusan juga ke pimpinannya menjadi sorotan, anggota Brimob Polda Riau, Bripka Andry Darma Irawan akhirnya muncul ke publik.

Andry mengungkapkan bahwa kasus setoran uang Rp 659 juta ke atasannya, Kompol Petrus Hottiner Simamora bukan karena dilandasi sakit hati karena dimutasi.

"Saya perlu tekankan, bukan karena sakit hati dimutasi saya bongkar. Tidak," tegas Bripka Andry pada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (19/6).


Sebaliknya, Andry mengatakan ia hanya ingin meminta saat dimutasi dengan dasar pertimbangan faktor ekonomi dan keluarga.

"Saya menghadap beserta ibu untuk meyakinkan pimpinan, bahwa inilah kondisi saya," kata Andry.

Di hadapan pimpinannya sebelum dimutasi, ia menjelaskan bahwa ibunya sedang menderita sakit. Asumsi Andry, saat dirinya dimutasi akan menghambat pekerjaan karena tidak fokus saat tidak bisa mendampingi ibunya.

"Saya mohonlah, karena faktor ekonomi dan keluarga tadi. Saya juga mengurus ibu sakit," kata Andry.

Bripka Andry juga mengungkapkan, alasannya membongkar setoran melalui akun media sosialnya tersebut lantaran bingung melapor.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan pengakuan Andry soal diperintahkan atasannya Kompol Petrus untuk menyetor sejumlah uang sejak Oktober 2021 sekitar Rp 650 juta.

Karena tidak tahan lagi setelah tetap dimutasi, Andry akhirnya membeberkan uang setoran itu di media sosial dan menuai banyak tanggapan dari publik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya