Berita

Semburan lava gunung berapi Mayon di Filipina/Net

Dunia

Ratusan Pengungsi Filipina Jatuh Sakit, Diduga Terkait Letusan Gunung Api Mayon

SENIN, 19 JUNI 2023 | 17:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Puluhan ribu warga Filipina terpaksa mengungsi di kamp-kamp sementara untuk memastikan mereka aman dari gunung api Mayon yang menunjukkan tanda-tanda akan meletus dalam waktu dekat.

Kendati demikian, kondisi warga di kamp pengungsian juga belum aman. Baru-baru ini laporan menyebut sedikitnya 628 orang jatuh sakit di tempat penampungan.

Dewan Penanggulangan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional mengatakan pengungsi yang sakit berusia antara 2 hingga 64 tahun, dengan jenis penyakit yang beragam.


"Ada sepuluh jenis penyakit yang diderita pengungsi termasuk batuk, pilek, demam, gastroenteritis, infeksi saluran pernapasan akut, dan penyakit kulit," ungkap badan tersebut, seperti dimuat Xinhua pada Senin (19/6).

Sejak dua minggu lalu, hampir 39.000 orang terkena dampak letusan gunung api Mayon, di Provinsi Albay. Lebih dari 20.000 orang yang tinggal di zona bahaya gunung sudah evakuasi.

Pemerintah setempat juga mendirikan 28 pusat evakuasi bagi para pengungsi, biasanya di ruang kelas sekolah.

Sementara itu, Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina di hari yang sama mencatat adanya aliran piroklastik dari kubah lava gunung berapi yang runtuh selama tiga menit.

Gumpalan kabut panas naik hingga 600 meter, dan institut tersebut masih mempertahankan tingkat siaga gunung berapi pada 3 dari skala 5.

Gunung berapi Mayon terakhir kali meletus pada tahun 2018, mengakibatkan lebih dari 23.000 orang dievakuasi dari sembilan kota dan kotamadya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya