Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

PM Modi Usulkan Keanggotaan Penuh Uni Afrika di G20

SENIN, 19 JUNI 2023 | 11:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada seluruh mitranya di G20, Perdana Menteri India Narendra Modi mendorong agar keanggotaan penuh dan permanen Uni Afrika dibahas selama KTT puncak November mendatang.

Sebagai pemimpin Presidensi G20 tahun ini, PM Modi berupaya mendukung dan mengadvokasi perjuangan Uni Afrika untuk menjadi bagian penting dalam organisasi lintas benua tersebut.

Menurut Modi, masuknya Uni Afrika sebagai anggota penuh akan mencerminkan inklusivitas G20 karena merepresentasikan seluruh wilayah di dunia.


"Ini akan menjadi langkah yang tepat menuju arsitektur global yang adil, lebih inklusif dan representatif," ungkap Modi dalam suratnya, seperti dikutip dari ANI News pada Senin (19/6).

Modi cukup optimis dengan usulannya tersebut, karena kemungkinan besar negara-negara Global Selatan akan memberikan dukungan mereka terhadap Uni Afrika.

"(Perdana Menteri) sangat percaya dukungan akan banyak berdatangan dari negara-negara Global Selatan di platform internasional," kata Modi.

Usulan Modi untuk memberikan Uni Afrika keanggotaan penuh di G20 menunjukkan komitmen India untuk memperkuat perwakilan dan kemitraan Afrika dalam membentuk urusan global.

G20 adalah forum antar pemerintah dari ekonomi maju dan berkembang utama dunia.

Anggotanya mewakili sekitar 85 persen PDB global, lebih dari 75 persen perdagangan global, dan sekitar dua pertiga populasi dunia. Keanggotaan penuh G20 dipegang oleh 19 negara dan Uni Eropa.

Sementara Uni Afrika adalah badan kontinental yang terdiri dari 55 negara anggota di benua Afrika.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya