Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Inggris Gelontorkan 32 Juta Dolar AS untuk Perkuat Keamanan Siber Ukraina

SENIN, 19 JUNI 2023 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris akan mengalokasikan 25 juta pound atau sekitar 32 juta dolar AS dalam dua tahun ke depan untuk memperkuat keamanan siber di Ukraina.

Dana tersebut akan digunakan untuk melindungi infrastruktur dan layanan penting lainnya, terutama difokuskan untuk memperkuat kemampuan pertahanan dunia maya di tengah kekhawatiran serangan Rusia.

Menurut Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, yang dikutip dalam pernyataan yang dirilis kantornya, Rusia diduga berupaya menyerang infrastruktur siber Ukraina, mulai dari operasi perbankan hingga pasokan listrik.


“Ini akan memungkinkan untuk mendeteksi dan mencegah ancaman dunia maya dari Rusia dan menanggapinya,” kata Kantor Perdana Menteri Inggris, seperti dikutip dari TASS, Minggu (18/6).

Inggris memiliki Program Cyber ????Ukraina (UCP) yang didirikan tahun lalu. Awalnya, proyek ini  mengalokasikan sekitar 8,14 juta dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya