Berita

Puan Maharani (kedua dari kiri) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kedua dari kanan)/Ist

Politik

Bukan Cari Titik Lemah, Pertemuan Puan-AHY Penjajakan Kerjasama Jika Pilpres 2 Putaran

SENIN, 19 JUNI 2023 | 04:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pertemuan antara Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bukan digelar untuk mencari titik lemah masing-masing. Melainkan bagian dari upaya penjajakan untuk mengantisipasi pilpres dua putaran.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/6).

"Pertemuan itu inisiasi PDIP untuk menggali potensi kerjasama, untuk penjajakan kemungkinan kerjasama pada putaran kedua pilpres," jelas Dedi.


Selain itu, pertemuan kedua elite itu penting karena PDIP ingin dianggap sebagai partai yang mulai terbuka dan  berupaya keluar dari kutukan 2004, di mana Demokrat dan SBY yang dimusuhi PDIP justru memenangi pilpres.

"Pun saat ini, PDIP tidak ingin ikut dianggap andil memusuhi koalisi perubahan," jelas Dedi.

Di sisi lain, Demokrat dan AHY juga punya kepentingan. Setidaknya, pertemuan ini bisa ditunjukkan Demokrat kepada Moeldoko, Jokowi, dan semua afiliasi istana. Sehingga Moeldoko tidak lagi mengganggu Demokrat.

"Bahwa Demokrat punya kawan yang kuat, yakni PDIP, sehingga perlu menakar dua kali jika ingin sabotase Demokrat," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya