Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kebakaran di Pasar Herat Afghanistan Hanguskan Ratusan Toko

MINGGU, 18 JUNI 2023 | 20:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kebakaran melanda pasar besar di Provinsi Herat, Afghanistan bagian barat pada Sabtu (17/6) dilaporkan telah menghanguskan hampir 200 toko yang ada di pasar itu.

Insiden itu telah dikonfirmasi oleh kepala serikat pengrajin provinsi, Wadood Faizzada, yang berbicara dengan Xinhua.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 3 pagi waktu setempat di pasar Qasr-e-Herat, Distrik Kota ke-2 di kota Herat. Lebih dari 200 toko yang menjual berbagai komoditas, terutama pakaian dan kosmetik, dilalap oleh api, dengan kerugian yang diperkirakan mencapai 1,16 juta dolar (Rp 17 miliar)," ujarnya.


Menurut keterangan dari juru bicara kepolisian provinsi, Abdul Latif Insaf, menjelaskan bahwa kebakaran diduga terjadi akibat percikan listrik yang terjadi pada Jumat tengah malam, tetapi petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikannya dalam beberapa jam.

"Sangat beruntung bahwa tidak ada korban jiwa atau cedera dalam insiden ini, tetapi kerugian materiil yang dialami oleh para pengusaha lokal sangat besar," ujar juru bicara tersebut.

Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran yang mendalam di kalangan pedagang dan masyarakat setempat, karena besarnya kerugian yang mereka alami di tengah krisis ekonomi di negaranya.

Namun pemerintah daerah berjanji untuk memberikan dukungan dan bantuannya kepada para pengusaha yang terdampak dalam memulihkan usaha mereka.

Saat ini penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini dan langkah-langkah pencegahan akan dievaluasi untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi di masa depan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya