Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani saat bertemu Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Hutan Kota Plataran Senayan, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Terima Putusan MK soal Pemilu Terbuka, Puan: PDIP Taat Konstitusi

MINGGU, 18 JUNI 2023 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

v mengakui partainya menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sistem pemilihan umum (Pemilu).

"Terkait dengan keputusan MK, bahwa PDI Perjuangan taat konstitusi," kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani usai bertemu Ketua Umum Partai Demokrat AHY di Hutan Kota Plataran Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (18/6).

MK menolak seluruh gugatan sistem pemilu proporsional tertutup yang dilayangkan enam orang yang salah satunya kader PDIP. Sehingga, pada Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka.


"Jadi proporsional terbuka ini akan kami jalani seperti Pemilu-Pemilu yang lalu dan dengan sudah diputuskan putusan MK, tentu saja semua partai politik akan mengikuti keputusan tersebut," tegas Puan.

Pada Kamis lalu (15/6), MK menolak gugatan dengan nomor perkara 114/PUU-X/2022 yang didaftarkan oleh enam orang pada 14 November 2022. Para penggugat berharap MK mengembalikan pemilu Indonesia ke sistem proporsional tertutup.

Enam orang itu adalah Demas Brian Wicaksono selaku pengurus PDIP Cabang Probolinggo, Yuwono Pintadi, Fahrurrozi selaku caleg 2024, Ibnu Rachman Jaya selaku warga Jaksel, Riyanto selaku warga Pekalongan, dan Nono Marijono selaku warga Depok.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya