Berita

Konsolidasi Kader Partai Gerindra Dapil 10 Jakarta Barat di lapangan Stadion Kebon Jeruk, Jakarta Barat/RMOL

Politik

Perintah Ariza, Kader Gerindra Dilarang Jelek-jelekan Capres Lain

MINGGU, 18 JUNI 2023 | 12:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kader Partai Gerindra diminta untuk berkompetisi secara sehat selama Pemilu 2024, lewat penyampaian ide dan gagasan untuk memajukan Indonesia. Kader tidak boleh mengajak ribuan kadernya untuk tidak menjelek-jelekkan dan mem-bully calon presiden (capres) lain.

Begitu perintah Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria kepada ribuan kadernya dalam acara Konsolidasi Kader Partai Gerindra Dapil 10 Jakarta Barat di lapangan Stadion Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu siang (18/6). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco.

Di hadapan sekitar empat ribu kader yang hadir, pria yang disapa Ariza itu mengatakan, pemimpin yang paling ikhlas dan tulus hanyalah Prabowo Subianto.


"Siapa orang yang paling ikhlas? Orang yang paling ikhlas di Indonesia adalah bapak Prabowo Subianto. Insyallah nanti di usianya yang cukup, Bapak Prabowo jadi presiden," ujar Riza dalam sambutannya yang juga dihadiri Prabowo melalui zoom meeting.

Riza mengajak kader Gerindra untuk mensosialisasikan program-program yang disampaikan Prabowo, serta menyelesaikan pemilu dengan baik, damai, sejuk, dan bermartabat.

"Tidak boleh menjelek-jelekan, tidak boleh menyalah-nyalahkan, tidak boleh membully. mari kita semua bersama-sama. Kata Pak Prabowo, Mas Ganjar adalah sahabat saya, Mas Anies adalah sahabat saya. Mari kita berkompetisi secara sehat menyampaikan ide dan gagasan untuk memajukan Indonesia ke depan," pungkas Riza.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya