Berita

Presiden RI, Joko Widodo, menghadiri acara Relawan GK-Center di Balai Sarwono, Jakarta Selatan/Net

Politik

Jokowi Ingatkan Relawan Jangan Keliru Pilih Pemimpin

MINGGU, 18 JUNI 2023 | 05:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat diminta untuk teliti dalam memilih pemimpin. Pesan ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya khusus untuk Pilpres, tetapi juga ke Pileg hingga Pilgub dan Pilwalkot pada 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri acara Hari Jadi ke-11 Komunitas Relawan Galang Kemajuan dan Keberlanjutan Center (GK Center) di Balai Sarwono, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (17/6).

Jokowi mengatakan, pemimpin Indonesia selanjutnya akan memiliki banyak tantangan. Karena itu, dia meminta masyarakat teliti dalam memilih pemimpin.


"Saya harus ngomong apa adanya, kepemimpinan yang akan datang itu tidak semakin mudah tetapi semakin sulit karena berubahnya keadaan yang tidak normal," ucap Jokowi.

"Teliti betul, teliti betul, teliti betul (dalam memilih pemimpin). Sekali lagi saya sampaikan, keadaan global dalam lima tahun yang akan datang, sepuluh tahun yang akan datang, bukan keadaan yang gampang. Jangan sampai keadaan yang normal, karena kekeliruan kita memilih pemimpin jadi keadaannya tidak normal," imbuhnya.

Lanjut Jokowi, teliti dalam memilih pemimpin ini tidak hanya saat Pilpres dan pemilihan anggota legislatif. Tetapi juga teliti dalam memilih gubernur, walikota, dan bupati.

"Ada pemilihan legislatif, pemilihan gubernur, ada pemilihan walikota, ada pemilihan bupati, banyak sekali," kata Jokowi.

"Saya titipnya itu, kepemimpinan itu dalam artian semuanya tadi. Teliti, dilihat, supaya kepemimpinan provinsi, kabupaten/kota, yang betul-betul sesuai dengan yang kita inginkan. Jangan sampai keliru, jangan sampai salah," tutup Jokowi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya