Berita

Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan/Net

Nusantara

Golkar KBB Bulat Inginkan Airlangga Hartarto jadi Capres

SABTU, 17 JUNI 2023 | 17:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tekad Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam Pemilu 2024 masih bulat, untuk memenangkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Presiden 2024.

Tekad Golkar KBB itu, bertolakbelakang dengan DPP Partai Golkar yang beru-baru ini menyatakan siapn melepas tiket calon presiden.

Dikatakan Ketua Pemenangan Pemilu Presiden (Bappilu) Partai Golkar, Nusron Wahid, Golkar rela melepas kursi capres menjadi cawapres agar bisa menyatu dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang dibangun Partai Gerindra dan PKB.


Sementara, Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan mengatakan, keinginan dan harapan Golkar KBB masih konsisten menginginkan Airlangga Hartarto tetap menjadi capres pada Pilpres 2024.

Meski memiliki keinginan tersebut, Dadan menekankan, Golkar KBB akan tetap patuh dan sangat mendukung keputusan DPP Partai Golkar apapun putusan nantinya.

"Kita konsisten mengharapkan Ketua Umum Pak Airlangga Hartarto tetap maju sebagai capres dari Partai Golkar," ujar Dadan dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (17/6).

"Terkait arah koalisi, dengan partai manapun, kita sangat sepakat dan tentu sangat mendukung sebagai bagian dari kebijakan yang ada di level pimpinan pusat," imbuhnya.

Dibeberkan Dadan, pada dasarnya sudah ada haril Rakerna Golkar. Yakni, terkait arah koalisi termasuk penentuan capres maupun cawapres diserahkan sepenuhnya kepada ketua umum.

"Kami di daerah apapun yang menjadi hasil keputusan ketua umum nanti, kita akan sami'na wa atho'na," tegasnya.

Adapun soal wacana poros ke-4 yang hendak dibangun, dia mengharapkan, semua partai bisa mengacu terhadap Partai Golkar sebagai inisiator jika poros itu terbentuk nantinya.

"Harapan kita poros yang keempat itu, porosnya Pak Airlangga," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya