Berita

Representative Image/Net

Dunia

Boko Haram Bantai Belasan Petani Nigeria

SABTU, 17 JUNI 2023 | 11:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi kekerasan kembali dilancarkan kelompok ekstremis Boko Haram di negara bagian Borno Maiduguri, Nigeria. Belasan warga yang berprofesi sebagai petani menjadi korban teror.

Pemimpin Milisi Anti-ekstremisme Babakura Kulo, Umar Ari, mengungkap komplotan Boko Haram menyerbu Desa Kuwayangiya di Kota Borno dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian membantai para petani yang ada di dekat mereka.

"Para pemberontak mengumpulkan 11 petani yang bekerja di ladang mereka, mengikat tangan mereka ke belakang dan memotong leher mereka,” ungkap Ari, seperti dikutip dari Alarabiya pada Sabtu (17/6).


Menurut Ari, para pelaku pembunuhan sengaja tidak menggunakan senjata api agar tidak terlacak oleh para tentara di desa terdekat Molai.

"Mereka dibantai dan jenazahnya ditelantarkan di perkebunan oleh teroris Boko Haram,” kata Ari.

Boko Haram dan faksi-faksi saingannya terus menargetkan para penebang, penggembala, petani, nelayan, dan pengumpul potongan logam.

Kelompok teroris Nigeria itu menuduh warga sipil memata-matai mereka dan menyampaikan informasi kepada militer serta milisi lokal yang memerangi Boko Haram.

Bulan lalu tujuh petani dan penebang kayu tewas, sementara 22 lainnya diculik dalam dua serangan terpisah di distrik Banki negara bagian Borno dekat perbatasan Kamerun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya