Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

UEA akan Cabut Larangan Visa untuk Warga Lebanon

JUMAT, 16 JUNI 2023 | 12:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Uni Emirat Arab (UEA) berencana untuk mencabut pembatasan penerbitan visa sementara yang diberlakukan bagi warga Lebanon dalam beberapa hari mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh pejabat UEA kepada Reuters, pada Kamis (15/6) dengan mengatakan bahwa langkah tersebut sedang ditinjau oleh pemerintahannya.

"Saat ini, pembatasan tersebut sedang dievaluasi dan kemungkinan akan dicabut dalam waktu dekat untuk kategori visa tertentu," ujarnya yang berbicara secara anonim.


Seperti dimuat New Arab pada Jumat (16/6), beberapa pekan terakhir, warga Lebanon mengeluhkan kesulitan yang mereka alami dalam mengajukan visa masuknya ke UEA, melalui sistem online.

Menanggapi keluhan tersebut, saluran bantuan untuk Direktorat Jenderal Kependudukan dan Urusan Asing Dubai mengumumkan bahwa pihaknya sementara waktu memang tidak memberikan visa kepada warga negara Lebanon berdasarkan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri, sebagai respons terhadap masalah keamanan yang ada.

Namun, kebijakan itu disebut akan segera dicabut dalam waktu dekat, yang memungkinkan warga Lebanon dapat kembali mengajukan visanya dan memasuki UEA kembali.

Hingga saat ini, pemerintah UEA belum memberikan rincian kebijakannya itu secara resmi. Namun keputusan tersebut diharapkan dapat memberi kabar baik bagi warga Lebanon yang ingin mengunjungi Dubai, atau melakukan kegiatan bisnisnya di UEA.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya