Berita

Presiden Iran, Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Iran Ajak Negara-negara Amerika Latin Bersatu Lawan Sanksi Barat

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 17:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Iran mengajak negara-negara yang terisolasi oleh Barat dengan sanksi untuk bekerja sama.
Begitu yang disampaikan Presiden Iran, Ebrahim Raisi, dalam konferensi persnya bersama dengan mitranya dari Nikaragua, Daniel Ortega di Managua pada Rabu (14/6).

Dalam kunjungannya ke negara itu, Presiden Iran tengah berusaha memperkuat hubungannya dengan negara-negara di Amerika Latin, seperti Venezuela, Kuba, dan Nikaragua, yang juga sama-sama menjadi sasaran sanksi dari Amerika Serikat (AS).

Menurut Raisi, persatuan antara negara-negara di Amerika Latin dan negara-negara merdeka di berbagai wilayah perlu ditingkatkan untuk melawan sanksi yang sering dijatuhkan Barat.

Menurut Raisi, persatuan antara negara-negara di Amerika Latin dan negara-negara merdeka di berbagai wilayah perlu ditingkatkan untuk melawan sanksi yang sering dijatuhkan Barat.

"Kerjasama antara negara-negara di Amerika Latin dan negara-negara merdeka di berbagai wilayah dapat membentuk persatuan yang mampu menetralkan dampak sanksi dan meningkatkan kapasitas negara-negara tersebut," ujarnya, seperti dimuat Mehr News, Kamis (15/6).

Dalam pembicaraan bersama Ortega, Raeisi juga mencatat bahwa perlawanan negara serta pengejaran keadilan dan kebebasan mereka akan membuat kaum imperialis menjadi tidak aktif dan mendorong mereka untuk mundur.

"Inilah yang terjadi di banyak negara Amerika Latin dalam menghadapi sistem imperialis dan tuntutan berlebihan AS dan pendukungnya," katanya.

Di akhir pembicaraannya itu, Raisi menyebut Iran sebagai contoh yang telah berhasil mengubah ancaman yang dihadapi dari AS dan sekutunya menjadi peluang, yang menghasilkan kemajuan signifikan di berbagai bidang seperti ilmu pengetahuan, teknologi, perawatan kesehatan, dan industri farmasi.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya