Berita

Tentara Rusia/Net

Global

Parlemen Rusia akan Rekrut Pelaku Kriminal Secara Resmi untuk Perang di Ukraina

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 12:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia tak pernah kehabisan cara untuk memperbanyak pasukan angkatan bersenjata di medan perang.

Baru-baru ini, Majelis Rendah Parlemen Rusia berencana meresmikan undang-undang yang akan memungkinkan Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak militer dengan para pelaku kriminal.

Mengutip The Jerusalem Post pada Kamis (15/6), kontrak itu merupakan upaya Rusia untuk memformalisasi tentara sukarelawan yang mau bergabung dengan pasukan Moskow di perang Ukraina.


Menurut database Duma Rusia, disebutkan bahwa pelaku kriminal yang bisa mendaftar sebagai tentara Rusia adalah mereka yang kejahatannya masih dalam penyelidikan dan proses pengadilan namun belum sampai tahap sidang putusan.

"Mereka yang mendaftar akan dibebaskan dari tanggung jawab pidana setelah menyelesaikan kontrak mereka atau jika mereka berhasil menyelesaikan misi, mereka akan menerima penghargaan," bunyi laporan tersebut.

Sementara itu, Parlemen juga membatasi calon pendaftar. Mereka yang dihukum karena kejahatan seksual, pengkhianatan, terorisme, atau ekstremisme tidak akan dapat kesempatan untuk menandatangani kontrak.

Kelompok tentara bayaran Wagner sebelumnya diizinkan untuk merekrut narapidana dari penjara untuk berperang di Ukraina. Tetapi mereka mengaku telah menghentikan aktivitas itu sejak Februari lalu.

Saat ini, proses perekrutan untuk penjahat di penjara telah diambil alih oleh Kementerian Pertahanan. Dan perekrutan resmi dapat terjadi setelah parlemen Rusia selesai meresmikan aturan yang membahas hal tersebut.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya