Berita

Aparat keamanan berjaga di Manipur, India/Net

Dunia

Bentrokan Etnis di Manipur Berlanjut, Sembilan Orang Meninggal

RABU, 14 JUNI 2023 | 14:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bentrokan antaretnis di negara bagian Manipur, India kembali terjadi. Kali ini bentrokan membuat setidaknya sembilan orang meninggal dunia.

Pejabat polisi senior di ibu kota negara bagian Imphal, mengatakan baku tembak antara faksi-faksi yang bersaing meletus pada Selasa (13/6) dan berlangsung selama berjam-jam.

“Sejauh ini kami mendapat laporan setidaknya sembilan kematian dan 10 terluka. Situasinya tetap tidak stabil,” kata Singh pada Rabu (14/6), seperti dimuat Reuters.


Bala bantuan pasukan keamanan federal telah dikirim ke negara bagian dan mereka telah mencari senjata ilegal.

Bentrokan antara suku Kuki, yang sebagian besar tinggal di perbukitan, dan Meiteis, masyarakat di dataran rendah, meletus sejak 3 Mei. Itu dipicu oleh kebencian atas keuntungan ekonomi dan kuota pekerjaan pemerintah dan pendidikan yang diperuntukkan bagi masyarakat pegunungan.

Sedikitnya 80 orang tewas dan lebih dari 40.000 orang mengungsi di negara bagian di perbatasan Myanmar yang diperintah oleh partai Perdana Menteri Narendra Modi itu.

Organisasi masyarakat sipil dari komunitas Meitei dan Kuki telah menolak untuk bergabung dengan komite perdamaian yang dibentuk oleh pemerintah federal dalam perdamaian perantara.

Manipur berbagi perbatasan hampir 400 km dengan Myanmar dan kudeta di sana pada tahun 2021 mendorong ribuan pengungsi ke negara bagian India.

Kuki berbagi garis keturunan etnis dengan komunitas Chin Myanmar. Sementara Meitei khawatir jumlah mereka akan kalah dengan kedatangan para pengungsi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya