Berita

Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid/RMOL

Politik

Pembentukan Koalisi Besar Jadi Prioritas Utama Partai Golkar

RABU, 14 JUNI 2023 | 12:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembentukan Koalisi Besar masih menjadi prioritas Partai Golkar. Koalisi ini rencananya akan diisi oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Jika kemudian pembentukan Koalisi Besar mengalami jalan buntu, maka Partai Golkar akan mencari alternatif lain. Termasuk membuka peluang pembentukan poros koalisi baru dengan PAN dan partai lain. 

Begitu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/6).


“Prioritas pertama koalisi besar dengan presiden dari KKIR, kemudian wakil presiden dari KIB. Kalau enggak terjadi ya, maka muncul poros keempat, bisa Golkar dengan PAN atau Dji Sam Soe dan sebagainya,” kata Nusron.

Namun begitu, Nusron menyatakan pihaknya tetap melakukan penjajakan koalisi dengan semua partai politik tanpa terkecuali.

Sebab, kata dia, pendaftaran bakal capres dan cawapres ke KPU RI masih memiliki tenggat waktu yang cukup lama, yakni Oktober 2023 mendatang. Sehingga, konstelasi pesta demokrasi lima tahunan masih sangat dinamis.

“Ya berbagai probability, opsi dengan PKB juga ada juga, masing-masing masih terbuka, masih cair kan sampai bulan Oktober kan, orang dulu Kiai Maruf saja satu hari sebelumnya baru putus kok,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya