Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Jelang Putusan, Pimpinan MPR Minta MK Konsisten Pertahankan Sistem Pemilu Terbuka

RABU, 14 JUNI 2023 | 12:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mahkamah Konstitusi (MK) diminta tidak menciderai kedaulatan rakyat dengan memutus untuk mengubah sistem pemilu dari terbuka menjadi tertutup.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid merespons gugatan sistem proporsional pemilu yang akan diputus MK pada Kamis besok (15/6).

“MK hendaknya tetap konsisten dengan keputusannya sendiri pada tahun 2008 yang justru mengubah sistem pemilu dari tertutup menjadi proporsional terbuka,” katanya lewat keterangan tertulis, Rabu (14/6).


Kata dia, MK mengarahkan perubahan dari sistem tertutup ke sistem proporsional terbuka atas nama kedaulatan rakyat sebagaimana ketentuan Pasal 1 ayat 2 UUD 1945.

“Jadi, akan menjadi sangat tidak rasional dan tidak konsisten apabila dalam perkara sekarang, MK justru memutus sebaliknya, tanpa adanya pelanggaran konstitusi yang terjadi akibat diberlakukannya sistem terbuka,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengakui, sistem proporsional terbuka memang bukan tanpa catatan. Namun MK seharusnya mendengarkan suara mayoritas masyarakat Indonesia.

“Bahkan, puluhan tokoh nasional juga telah mengirimkan pendapat sebagai amicus curiae (sahabat pengadilan), agar MK konsisten dalam keputusannya yang konstitusional bahwa pemilu tetap dengan sistem proporsional terbuka," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya