Berita

Taman bermain di Massachusetts diberi garis polisi/Net,

Dunia

Main di Seluncuran yang Dituang Cairan Asam, Dua Anak Amerika Menderita Luka Bakar

RABU, 14 JUNI 2023 | 08:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua anak di Amerika Serikat menderita luka 'seperti terbakar' setelah bermain di seluncuran yang disiram dengan kandungan kimia oleh seseorang di taman bermain Bliss Park, Massachusetts.

Dalam pernyataannya pada Selasa (13/6), pihak berwenang mengatakan bahwa cairan asam muriatic itu kemungkinan dicuri seseorang dari ruang penyimpanan bahan kimia di kolam renang taman.

Salah seorang ibu yang anaknya jadi korban mengatakan, ia sempat melihat ada semacam cairan yang terkumpul di bagian bawah slide. Namun, ia berpikir itu adalah sisa air hujan. Ia kemudian membiarkan anaknya bermain di sana sampai tiba-tiba anaknya menangis.  


Associated Press pada Rabu (14/6) melaporkan bahwa asam muriatic - juga disebut asam klorida, digunakan untuk membersihkan dan mendesinfeksi kolam renang- dituangkan seseorang di tiga arena seluncuran.

Sementara belum diketahui siapa pelaku penyiraman, pihak berwenang mengatakan tersangka mungkin telah ikut terluka setelah menyiram asam.

"Kami menduga bahwa para pelaku mungkin menderita luka bakar asam di tangan atau lengan mereka dan pakaian mereka mungkin terindikasi rusak akibat kontak dengan asam tersebut," menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh departemen pemadam kebakaran di Longmeadow.

"Jika Anda mengetahui seseorang dengan luka bakar baru di tangan atau lengannya atau mungkin memiliki pakaian yang terbakar, harap beri tahu juga polisi Longmeadow," lanjut pernyataan itu.

Taman bermain telah dibersihkan dari bahan berbahaya tersebut tetapi belum boleh digunakan oleh umum.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya