Berita

Pemantauan implementasi Program Tekad di Kabupaten Nabire, Papua Tengah/Ist

Politik

Lewat Rangkaian Sidak, Kemendes PDTT-IFAD Komitmen Kawal Implementasi Program Tekad

RABU, 14 JUNI 2023 | 00:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berupaya memastikan implementasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) dapat berjalan baik di lapangan.

Salah satunya upaya itu, dengan melakukan rangkaian inspeksi mendadak (Sidak) desa-desa sasaran di kawasan Indonesia Timur. Kegiatan sidak itu, dilakukan bersama Internasional Fund Agriculture Development (IFAD)

Tim Kemendes PDTT dan IFAD memantau langsung pelaksanaan program di desa-desa yang menjadi lokus Tekad di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku; Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Teggara Timur; Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat; dan Nabire, Provinsi Papua Tengah.


"Kami ingin tahu secara langsung bagaimana program ini diterapkan dan apa dampak langsung kepada kepala rumah tangga sasaran," ujar  Country Director IFAD untuk Indonesia Hani Elsadani Salem menjelaskan rangakaian sidak itu dalam keterangan tertulis, Selasa (13/6).

Hani mengatakan, dari rangkaian sidak di berbagai desa sasaran juga akan diketahui berbagai kendala implementasi Program Tekad. Dengan demikian segera dapat dirumuskan solusi baik yang bersifat jangka pendek dan menengah.  

"Hasil dari rangkaian kunjungan lapangan, akan jadi masukan demi peningkatan Progam Tekad ke depannya," katanya.

Senada, Direktur PPU Kemendes PDTT yang juga selaku Program Manager Tekad, Ari Indarto Sutijatmo, mengatakan rangkaian kunjungan kali ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program TEKAD.

Menurutnya, Kemendes PDTT dan IFAD akan terus menggandeng pemerintah daerah dan stakeholder lainnya guna merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat Program Tekad dan meningkatkan dampaknya bagi masyarakat desa.

"Jauh-jauh kita datang sampai ke pelosok desa karena Kemendes dan IFAD sangat konsern memperbaiki program Tekad jadi labih baik," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya