Berita

Presiden Nepal, Ram Chandra Paudel/Net

Dunia

Sakit Dada, Presiden Nepal Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

SELASA, 13 JUNI 2023 | 20:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Nepal Ram Chandra Paudel kembali dilarikan ke rumah sakit, setelah mengeluh sakit dada pada Selasa (13/6) pagi waktu setempat.

Menurut kantor kepresidenan Nepal, presiden yang berusia 78 tahun itu kini sedang dirawat di Pusat Jantung Nasional Shahid Gangalal di Kathmandu untuk pemeriksaan jantung.

"Tadi pagi dia mengeluh sakit dada dan dilarikan ke rumah sakit. Saat ini dia dirawat dan berbagai tes sedang dilakukan," kata sumber dari kantor Presiden.


Sebelum dirawat di rumah sakit, Presiden itu dikabarkan telah melakukan pemeriksaan kesehatan rutinnya pada akhir pekan kemarin.

Namun, kondisi yang memburuk dengan dadanya yang kembali sesak itu membuatnya kembali dilarikan ke rumah sakit.

Seperti dimuat ANI News, pada April lalu kepala negara yang baru dilantik itu telah dibawa terbang ke India untuk menerima perawatan medis di All India Institute of Medical Sciences (AIIMS).

Paudel telah menjalani berbagai tindak  medis dan dirawat di rumah sakit setelah ia sempat mengalami sesak napas dan pingsan. Selama masa tindak lanjut, dokter menemukan infeksi di paru-parunya dan ia dikatakan telah menggunakan obat-obatan yang gagal meningkatkan kesehatannya secara signifikan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya