Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hampir 5.000 Warga Palestina Ada di Penjara Israel

SELASA, 13 JUNI 2023 | 15:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penderitaan warga Palestina semakin tampak nyata setelah Palestinian Prisoners Club (PPC) mengungkap aksi penahanan yang dilakukan otoritas Israel dalam sebuah laporan pada Selasa (13/6).

Kelompok tersebut menyebut ribuan warga Palestina sedang di tahan di 23 penjara dan pusat penahanan Israel.

"Hampir 5 ribu warga Palestina dipenjara oleh rezim zionis," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat Iranian Labour News Agency.


Salah satu penjara yang ada di utara Palestina, Damon, dilaporan telah menahan 31 wanita, 160 anak-anak, dan 17 jurnalis.

Mereka yang ditahan juga dalam kondisi kesehatan yang memprihatinkan, beberapa di antaranya mengidap penyakit mematikan.

"Lebih dari 700 tahanan Palestina menderita berbagai penyakit, 24 di antaranya memiliki penyakit serius seperti kanker dan tumor," ungkap PPC.

Selain itu, laporan PCC juga mengungkap adanya tindak penahanan di luar hukum yang sangat bertentangan dengan HAM.

Disebutkan bahwa 1.083 tahanan Palestina, termasuk 3 wanita dan 19 anak-anak, berada di bawah penahanan administratif, yang berarti seseorang ditahan tanpa batas waktu dan tanpa proses pengadilan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya