Berita

Baliho Prabowo-Cak Imin yang ada di Tasikmalaya/RMOLJabar

Nusantara

Baliho Jumbo Prabowo-Cak Imin Mulai Muncul di Tasikmalaya

SENIN, 12 JUNI 2023 | 22:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kedekatan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, terpampang jelas dalam baliho berukuran besar yang terpasang di beberapa titik di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Di antaranya ada di Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung dan Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya dan cukup mencuri perhatian warga dan pengguna jalan.

Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya, Wahid mengatakan, pihaknya sempat melihat baliho itu.


"Jujur ya memang pada saya saat lewat Jalan HZ Mustofa dan RE Martadinata memang ada beberapa baliho billboard yang cukup besar. Di sana ada pasangan Capres dan Cawapres 2024 yaitu Prabowo dan Gus Muhaimin," kata Wahid, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (12/6).

Wahid mengaku, dirinya tak tahu menahu siapa yang memasang baliho jumbo tersebut. Pasalnya, jika dipasang oleh pihak DPC PKB Kota Tasikmalaya dipastikan akan ada logo partai.

Namun, diduga baliho tersebut dipasang oleh simpatisan yang mendukung sosok Prabowo dan Cak imin dalam perhelatan Pilpres 2024 nanti.

"Ya mungkin ini salah satu dukungan masyarakat, karena kalau atas nama partai pasti saya pun yang masang atau pihak DPC pasti akan memakai logo partai," jelasnya.

Di sisi lain, dirinya juga menyambut baik adanya baliho bergambar Prabowo-Cak Imin yang dipasang masyarakat dan relawan pendukungnya. Pasalnya, saat ini Partai Gerindra dan PKB sudah berkoalisi untuk menghadapi pesta demokrasi lima tahun sekali itu.

"Ya kalau bagi kami ini sangat positif dan menyambut baik, walaupun di sana tidak muncul berkaitan dengan logo partai tapi saya meyakini ini bagian dari antusiasme dukungan masyarakat," ucap dia.

"Kita ketahui Gerindra dan PKB ini sudah berkoalisi, sudah bekerja sama untuk menghadapi Pilpres 2024," sambungnya.

Wahid berharap, Cak Imin bisa tetap maju sebagai capres di Pilpres 2024. Namun jika tidak, pilihan keduanya minimal menjadi cawapres.

"Ya hanya instruksi, hanya sifatnya ke kami ke DPD, bagaimana menyampaikan ke masyarakat umum bahwa sosok ketua umum kita Gus Muhaimin Iskandar layak untuk memimpin Indonesia, baik itu Presiden maupin Wapres," tutup Wahid.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya