Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Sri Mulyani Ajukan Anggaran Kemenkeu Tahun 2024 Sebesar Rp 48,35 Triliun

SENIN, 12 JUNI 2023 | 17:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Untuk kegiatan dan tugas selama tahun 2024, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meminta anggaran sebesar Rp 48,35 triliun ke DPR RI. Jumlah itu naik sekitar Rp 3 triliun dari pagu anggaran tahun 2023 sebesar Rp 45,28 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, anggaran tersebut diperlukan untuk menjalankan kegiatan dan tugas Kemenkeu di tahun 2024.

"Untuk 2024, kami fokus pada menyelesaikan berbagai investasi di bidang TIK, seperti core tax. Kami juga ingin terus memperbaiki berbagai fasilitas, gedung kantor dan rumah-rumah dinas di daerah," ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Senin (12/6).


Meskipun, Kementerian yang dinakhodainya mengelola keuangan negara yang mencapai Rp 3.000 triliun, tidak lantas membuat Kemenkeu anggarannya lebih banyak dibandingkan kementerian dan lembaga yang lainnya.

"Kemenkeu sebagai pengelola keuangan negara Rp 3.000 triliun tak jadi alasan Kemenkeu meminta anggaran sendiri lebih banyak," kata Sri Mulyani.

Atas dasar itu, Sri Mulyani pun meminta Komisi XI DPR RI sebagai mitra kerja untuk menyetujui usulan anggaran Kemenkeu untuk tahun 2024 tersebut yang sebesar Rp 48,35 triliun.

"Mohon untuk mendapatkan persetujuan terhadap program tahun 2024 tersebut," pungkas Sri Mulyani.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya