Berita

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto/Net

Politik

TNI Bisa Minta Bantuan Polri, Buru Penyebar Hoax Panglima TNI Dukung Anies

SENIN, 12 JUNI 2023 | 00:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI bisa meminta bantuan Polri dalam mencari penyebar video hoax dengan narasi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan ribuan pasukan mendukung Anies Baswedan 2024.

Permintaan disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto dalam menyikapi belum tertangkapnya dalam penyebar hoax.

Di satu sisi, kata dia, apabila TNI meminta bantuan Polri justru akan menunjukkan sinergitas dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara.


"Betul itu perlu, tapi selama ditunjang oleh teknologi, TNI-Polri ini kan bisa bersinergi," kata Hari kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/6).

Sejauh ini, TNI telah membentuk tim khusus untuk mencari penyebar video hoax.

Puspen TNI menduga penyebar video adalah warga sipil dan sejauh ini berada di wilayah Jakarta.

Sebuah akun Youtube MI (Manara Istana) sebelumnya, mengunggah video dan diberi judul "Dipimpin langsung Panglima Yudo Margono! ribuan TNI resmi deklarasikan Anies Presiden 2024".

Video berdurasi 8 menit 2 detik, yang dinarasikan sebagai kegiatan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama ribuan prajurit tengah mendeklarasikan diri mendukung Anies Baswedan, nampak terlihat banyak potongan video yang sudah disusun sedemikian rupa.

Potongan itu meliputi kegiatan Anies bersama satuan TNI. Lalu ada potongan video Panglima TNI sedang memimpin apel ribuan TNI.

Video-video ini dibubuhi narasi dari seorang anggota TNI yang memakai masker dan seolah-olah menyatakan dukungan kepada Anies bersama ribuan prajurit lainnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya