Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat bertemu Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya Minggu sore (11/6)/Ist

Politik

Arman Salam: Bertemu Demokrat, PDIP Serius Garap Penggagalan Anies Nyapres

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 22:18 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pertemuan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dengan Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengindikasikan operasi serius menggagalkan pencapresan Anies Rasyid Baswedan yang saat ini didukung Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP).

Demikian analisa Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS) Arman Salam saat diminta pendapat pertemuan Hasto dan Teuku Riefki, Minggu malam (11/6).

Menurut Arman, lobi pada tetaran elemen koalisi adalah bagian dari strategi penguatan sekaligus pelemahan pihak lawan.  


Kata Arman, dalam teori pemenangan ada dua hal yang dapat dimainkan. Pertama bagaimana partai atau koalisi melakukan branding masif pada jagoannya sehingga diharapkan mendapatkan dulangan dukungan dari publik.

Sementara langkah kedua, memenangkan pertarungan salah satunya dengan cara menurunkan dukungan lawan.

"Biasanya cara ini acapkali dilakukan dengan menggembosi suara lawan politik, tak luput juga dilakukan upaya penjegalan sehingga lawan tidak dapat tampil," demikian analisa Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Bagi Arman, apa yang dilakukan oleh PDIP lebih mengarah pada langkah down grade lawan bahkan upaya menggagalkan pencalonan Anies.

Pengamatan Arman, pertemuan Hasto dan Teuku Riefky tidak mungkin tidak ada maksud. Salah satu makna politiknya adalah operasi menggagalkan Anies menjadi calon presiden di Pemilu tahun 2024 mendatang.

"Nampaknya PDIP serius menggarap penggagalan Anies maju," jelas Arman.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya