Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani saat bertemu dengan Agus Harimurti Yudhoyono tahun 2020 silam/Net

Politik

Pertemuan AHY-Puan Maharani Momentum Rekonsoliasi Politik Nasional

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 19:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah 20 tahun relasi politik PDIP dan Partai Demokrat renggang, elite PDIP Puan Maharani dan juga Sekjen PDIP Hasto Kristianto menyatakan membuka tawaran kerja sama dengan Partai Demokrat terkait Pemilu 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), A. Khoirul Umam berpendapat, munculnya tawaran kerja sama PDIP dan Demokrat bisa menjadi momentum rekonsoliasi politik nasional.

Atas dasar itu, Umam menilai, rencana pertemuan Puan-AHY ini sangatlah produktif untuk kematangan demokrasi ke depan.


"Dimana kompetisi politik tidak lagi disulut oleh politik kebencian akibat dendam masa lalu," demikian kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/6).

Bagi Umam, sikap terbuka PDIP juga disambut positif oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya tentu akan meningkatkan nilai tawar Partai Demokrat yang belakangan ini dikunjungi semua simpul kekuatan politik, baik yang selama ini dinilai sebagai lawan maupun kawan.

Umam menambahkan, elite Partai Golkar, PKB, Partai Gerindra, hingga PDIP kini juga ikut mencoba mendekati Partai Demokrat.

"Artinya, gerbong politik nasionalis-religius yang direpresentasikan Partai Demokrat dianggap bisa menjadi game changer sekaligus penentu kemenangan di tengah ketatnya persaingan politik di Pilpres 2024," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya