Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Modi jadi PM India Pertama yang Diundang Dua Kali ke Pertemuan Kongres AS

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 19:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Awal pekan ini, Perdana Menteri Narendra Modi mendapat kehormatan untuk menghadiri pertemuan bersama Kongres AS yang akan digelar 22 Juni mendatang.

Melalui akun Twitter pribadinya, Modi mengungkapkan rasa terima kasih kepada Ketua DPR AS Kevin McCarthy, Pemimpin Mayoritas Senat AS Chuck Schumer,  Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnell dan Pemimpin Demokrat DPR AS, Hakeem Jeffries atas undangan yang diberikan.

"Terima kasih atas undangannya. Saya merasa terhormat untuk menerima kesempatan sekali lagi untuk berpidato di Rapat Gabungan Kongres AS," cuit Modi, seperti dikutip dari ANI News pada Minggu (11/6).


Sementara itu, Gedung Putih mengatakan kunjungan Modi ke AS akan menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali kemitraan yang mendalam dan erat antara AS dan India.  

Terungkap alasan Modi kembali diundang AS, karena pidato pertamanya di Kongres tujuh tahun lalu telah meninggalkan jejak yang begitu berkesan dan semakin memperdalam hubungan kedua negara.

Pidato Kedua PM Modi pada Pertemuan Bersama Kongres AS pada 22 Juni mendatang menjadi catatan sejarah. Karena Modi akan menjadi PM India pertama yang melakukannya sebanyak dua kali.

Secara global, sebagai Kepala Pemerintahan, PM Modi berada di urutan kedua setelah PM Israel Benjamin Netanyahu yang telah berpidato di Kongres AS sebanyak tiga kali.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya