Berita

Rekaman video memperlihatkan pada tentara menyeret seseorang keluar dari truk pick-up setelah menabrak tembok dengan kecepatan tinggi di Nuevo Laredo, Tamaulipas, Meksiko 18 Mei 2023/Net

Dunia

Meksiko Tangkap 16 Tentara yang Diduga Terlibat dalam Pembunuhan Lima Warga Sipil

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 11:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai melewati proses penyelidikan, Kementerian Pertahanan Meksiko akhirnya berhasil menangkap 16 tentara yang diduga bertanggung jawab atas kasus pembunuhan lima warga sipil di kota perbatasan Nuevo Laredo bulan lalu.

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (10/6), Kemenhan Meksiko menjelaskan para pelaku sudah ditangkap dan ditahan di penjara militer di Mexico City sambil menunggu persidangan di pengadilan militer.

"Para prajurit telah dituduh melanggar disiplin militer," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat Washington Post.


Selain menghadapi pengadilan militer, tentara-tentara itu juga akan menjalani persidangan di pengadilan sipil secara terpisah.

Di bawah undang-undang Meksiko, pelanggaran apa pun oleh tentara yang melibatkan warga sipil harus melalui pengadilan sipil, tetapi tuntutan terpisah dapat diajukan ke pengadilan militer.

Video dari kamera keamanan toko yang diterbitkan awal bulan ini menunjukkan sebuah truk pick up hitam menabrak dinding dengan kecepatan penuh.

Sebuah truk militer Meksiko yang tampaknya mengejarnya tiba tak lama kemudian dan menabrak sisi penumpang pikap tersebut. Penumpang truk diseret keluar, ditendang dan dipaksa ke dinding. Mereka kemudian ditemukan tewas tertembak.

Meski terkenal sebagai pemimpin yang menggantungkan kekuasaanya pada kekuatan militer, López Obrador mengaku akan bertindak tegas menghukum oknum tentara yang melakukan pembunuhan di luar hukum tersebut.

López Obrador pada Rabu (7/6) menentang keras pembunuhan tersebut dan mendesak agar pelaku segera diadili.

“Rupanya ini adalah tindak pembunuhan yang tidak diizinkan. Mereka yang bertanggung jawab akan segera diserahkan kepada pihak yang berwenang,” ujarnya dalam konferensi pers, seperti dimuat Associated Press.

Selama memimpin, López Obrador telah memberi militer peran yang belum pernah ada sebelumnya dalam segala hal mulai dari penegakan hukum hingga proyek infrastruktur, serta menjalankan kereta api dan bandara.

Dia gigih membela kejujuran tentara, tapi laporan pelanggaran hak asasi manusia yang diduga dilakukan oleh personel militer terutama di Nuevo Laredo terus berdatangan.

Kota itu didominasi oleh geng kartel narkoba Timur Laut, dan insiden baku tembak antara tentara atau geng saingan adalah hal biasa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya