Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Hadapi Total 37 Dakwaan, Donald Trump: Konyol

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 09:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut puluhan dakwaan yang ditujukan pada dirinya sebagai hal konyol dan tidak berdasar. Ia menilai hal itu hanya campur tangan pemilu.

Sejauh ini, Trump telah dituduh dengan total 37 dakwaan, termasuk 31 di antaranya terkait dengan penyimpanan informasi dan dokumen pertahanan nasional yang disengaja.

"Ini adalah pekerjaan politik yang sukses. Partai Republik diperlakukan jauh berbeda di Departemen Kehakiman daripada Demokrat," kata Trump dalam pidato di konvensi Partai Republik di Georgia, seperti dimuat CNN pada Minggu (11/6).


Saat berbicara kepada orang-orang di Georgia, Trump mengatakan bahwa setiap politikus Republik lainnya yang berada di puncak tiket partai 2024 akan menghadapi pengawasan dan tantangan hukum yang sama.

"Dakwaan konyol dan tidak berdasar terhadap saya oleh departemen ketidakadilan yang dipersenjatai oleh pemerintahan Biden akan dianggap sebagai salah satu penyalahgunaan kekuasaan yang paling mengerikan dalam sejarah negara kita," tambah Trump.

Menurut laporan CNN, Trump telah menghindari kesalahan hukum dalam kehidupan pribadi, profesional, dan politiknya. Dia telah menyelesaikan sejumlah kasus hukum perdata swasta selama bertahun-tahun dan membayar jalan keluar dari perselisihan mengenai Organisasi Trump.

Setelah meninggalkan jabatannya, penyelidikan kriminal Departemen Kehakiman AS atas dugaan penyimpanan informasi rahasia di resor Mar-a-Lago dan upayanya untuk membatalkan pemilu 2020 menjadi bayangan gelap untuk Trump.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya