Berita

Ketua Dewan Pembila Partai Golkar Aburizal Bakrie kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada Sabtu (10/6)/RMOL

Politik

Soal Arah Golkar di Pemilu 2024, Aburizal Bakrie: Ngapain Buru-buru?

SABTU, 10 JUNI 2023 | 20:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar tidak ingin terburu-buru dalam menentukan langkah politik menyambung Pemilu 2024.

Meskipun partai-partai politik gencar melakukan kerja sama politik, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan PDIP, Golkar masih wait and see.  

Begitu disampaikan Ketua Dewan Pembila Partai Golkar Aburizal Bakrie kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada Sabtu (10/6).


“Saya kira semuanya akan melihat nanti bagaimana perkembangannya. Saya cuma mengatakan bahwa tidak harus buru-buru, ngapain buru-buru?” ujar pria yang akrab disapa Ical itu.

Menurut Ical, konstalasi politik menjelang Pemilu 2024 masih sangat dinamis. Terlebih, pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden ke KPU RI masih cukup lama tepatnya pada Oktober 2023 mendatang.

“Belum ada yang pasti dalam suatu pemilu. Masih 6 bulan lagi. Jadi kalau kita buru buru, tentu kecepetan,” tuturnya.

Ical mencontohkan penentuan capres-cawapres pada Pemilu 2019 lalu saat Joko Widodo (Jokowi) menggaet Ma’ruf Amin sebagai cawapres pun terjadi di last miniutes.

“Jadi, tidak perlu kita buru buru untuk mencalonkan satu capres atau cawapres belum ada satu partai pun yang sudah menentukan sekarang,” tandasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya