Berita

TPST Samtaku Jimbaran/Ist

Nusantara

Pengelola Urai Sebab Bau Busuk di TPST Samtaku Jimbaran

SABTU, 10 JUNI 2023 | 07:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persoalan bau busuk yang dikeluhkan masyarakat sekitar Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Samtaku Jimbaran karena jenis limbah yang dikelola merupakan sampah rumah tangga.

Hal itu disampaikan CEO PT Reciki Mantap Jaya sekaligus pengelola TPST Samtaku Jimbaran, Bhima Aries Diyanto dalam merespons persoalan sampah dan bau sampah di wilayah Jimbaran, Bali.

“Sampah rumah tangga secara natural baunya kan tidak sedap,” ujar Bhima dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/6).


Aroma tak sedap itu juga dikarenakan collection system yang tidak dilakukan secara periodik. Truk-truk sampah terlalu lama mengambil sampah yang sudah menumpuk di masyarakat.

Sejatinya, sampah dari warga harus diambil setiap hari dan diolah di hari yang sama. Perbandingan pengangkutan juga minimal 4 truk untuk 10 ton sampah.

"Tapi faktanya cuma ada satu kendaraan yang tersedia. Itu yang menyebabkan sampah-sampah warga diambilnya 4 hari sekali sehingga berbau sebelum dibawa ke TPST,” jelasnya.

Di sisi lain, Reciki selaku operator TPST Samtaku Jimbaran memastikan akan memperhatikan dan merespons keluhan dari warga.

“Setiap ada keluhan dan komplain dari masyarakat, itu sebenarnya pemerintah juga turut langsung melakukan supervisi, monitoring, dan lain sebagainya,” urainya.  

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya