Berita

Potongan video viral tentang jemaah haji ditelantarkan/Net

Politik

Viral Video Jemaah Haji Ditelantarkan Kemenag, Begini Klarifikasi Ketua Kloter

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 10:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebuah video tentang kendala hotel yang dialami jemaah haji Indonesia beredar di WhatsApp Group pada pagi ini. Video berdurasi 54 detik itu menampilkan gambar puluhan koper bertumpuk di halaman luar gedung yang berhimpitan dengan pinggiran jalan.

Ada juga protes jemaah yang mengaku berasal dari Luwu Timur (Lutim) dan Luwu Utara (Lutra) kloter ke-14 karena merasa ditelantarkan dan tidak kebagian hotel.

Redaksi mengonfirmasi kebenaran video dengan caption “Hotelnya belum dibayarkan oleh pemerintah. Sehingga diusir dari hotel. Zolim banget Kementrian Agama. Astagfirullah” tersebut kepada Komisi VIII DPR RI.


Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq tidak menjawab secara gamblang. Dia hanya melempar sebuah video berisi klarifikasi dari Ketua Kloter ke-14 yang bernama Ahwan.

Dalam videonya, Ahwan menegaskan bahwa informasi dalam video yang viral adalah tidak benar. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama tidak menelantarkan jemaah di depan hotel sebagaimana narasi yang disampaikan dalam video tersebut.

“Kalau menyampaikan bahwa Kloter 14 ditelantarkan itu sama sekali tidak benar,” tegasnya.

Ahwan meluruskan bahwa yang terjadi sebenarnya adalah proses pemindahan jemaah satu rombongan dari hotel satu ke hotel lain yang lebih dekat dengan Masjid Nabawi.

“Untuk mendekatkan jamaah ke Masjid Nabawi. Berjarak 50 meter ke Masjid Nabawi,” ucap Ahwan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya