Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Studi: Instagram Jadi Platform Utama untuk Sebar Konten Pelecehan Seksual Anak

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 20:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Instagram menjadi platform andalan yang digunakan oleh jaringan pedofil untuk mempromosikan dan menjual konten yang menunjukkan pelecehan seksual terhadap anak.

Hal itu diungkapkan dalam sebuah studi yang dirilis oleh Stanford University dan Wall Street Journal, pada Kamis (8/6).

"Jaringan akun besar yang diduga dioperasikan oleh anak-anak di bawah umur secara terbuka mengiklankan dan menjual materi pelecehan seksual anak yang dibuat oleh mereka sendiri,” kata para peneliti dari Pusat Kebijakan Cyber ??di Universitas Stanford, dimuat Al Arabiya.


Berkat fitur-fitur seperti algoritma rekomendasi dan pesan langsung yang dapat memfasilitasi koneksi antara pembeli dan penjual, platform itu disebut menjadi tempat yang penting bagi mereka untuk terus menjalankan operasinya.

Menurut WSJ, para penjual atau pun pencari konten menaruh kata kunci eksplisit secara seksual yang secara khusus merujuk pada anak-anak untuk mendapatkan konten yang menunjukkan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Selain itu, dalam akunnya, jaringan pedofil itu menampilkan menu dengan opsi bertemu langsung atau pun melalui panggilan video.

“Dengan harga tertentu, anak-anak tersedia untuk pertemuan tatap muka,” tulis WSJ dalam artikelnya.

Sejauh ini Meta, perusahaan induk Instagram, belum menanggapi permintaan komentar. Namun menurut WSJ raksasa media sosial itu telah mengakui kesalahan mereka dalam layanan keamanannya dan mengatakan mereka telah membentuk satuan tugas untuk mengatasi masalah yang diangkat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya