Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Net

Politik

Koalisi Perubahan Bisa Gagal Bila Cawapres dari Luar Demokrat dan PKS

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 18:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon wakil presiden (Cawapres) pilihan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) jadi penentu sukses atau agal di pertarungan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

“Lucu kalau Cawapresnya orang luar atau figur di luar partai koalisi itu,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/6).

Menurutnya, Parpol anggota KPP punya sejumlah tokoh layak sebagai Cawapres. Contohnya, kata Ujang, nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY) dan  mantan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Politisi PKS, Ahmad Heryawan (Aher).


“Artinya tidak punya pijakan. Anies itu kan orang luar, bukan asli PKS. Masak iya Cawapresnya dari luar juga, misalkan Khofifah atau yang lain,” tuturnya.

Sebab itu Ujang memandang potensi penjegalan Anies tidak berasalan, bila tokoh internal Parpol KPP yang dicomot jadi Cawapres.

“Jadi agar solid, tidak bubar dan tetap bertahan, maka sebuah keniscayaan Cawapres dari internal partai koalisi. Kalau enggak PKS, ya Demokrat,” katanya.

“Kalau dari PKS Aher, kalau dari Demokrat AHY,” tutur dosen ilmu politik Universitas Al-Azhar Indonesia itu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya