Berita

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi/Net

Dunia

Kepala IAEA: Bendungan Kakhovka Rusak, Kelangsungan PLTN Zaporizhzhia Terancam

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 06:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang terdampak Perang Rusia-Ukraina, kini semakin terancam setelah bendungan besar Kakhovka yang menyediakan air untuk pabrik tersebut jebol.

Kerentanan itu diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi  dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters pada Rabu (7/6).

Menurut Grossi, bendungan Kakhovka berperan penting dalam pendinginan enam reaktor Zaporizhzhia. Ketiadaan air pendingin untuk jangka waktu yang lama akan menyebabkan bahan bakar meleleh dan generator diesel darurat tidak dapat beroperasi.


"Kakhovka adalah sumber pendingin utama dan airnya harus cukup untuk beberapa bulan mendatang," jelasnya.

Grossi menilai situasi keselamatan dan keamanan nuklir yang sudah sangat sulit dan tidak dapat diprediksi menjadi lebih parah lagi.

Tetapi kemudian dalam sebuah pernyataan berikutnya, Grossi menyebut kolam itu penuh dan memiliki cukup air untuk beberapa bulan sejak enam reaktor pabrik ditutup.

Ia meminta semua pihak untuk melindungi kolam pendingin besar di dekat PLTN Zaporizhzhia, yang dapat menyediakan sumber air pendingin alternatif selama beberapa bulan dalam keadaan darurat.

"Penting menjaga kolam pendingin ini tetap utuh. Saya meminta semua pihak memastikan itu," ungkap Grossi.

Grossi dijadwalkan mengunjungi pabrik Zaporizhzhia minggu depan, kunjungan itu sekarang menjadi penting dan akan dilanjutkan.

Pasukan Rusia telah mengambil alih pabrik tersebut tak lama setelah invasi negara tetangga Ukraina dimulai pada 24 Februari 2022.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya