Berita

Patung mantan Walikota Wina, Karl Lueger/Net

Dunia

Ubah Perspektif Rakyat, Patung Mantan Walikota Wina Akan Dimiringkan 3,5 Derajat ke Kanan

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 01:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Patung mantan Walikota Wina, Karl Lueger, akan dimiringkan 3,5 derajat ke kanan. Hal ini dilakukan Pemerintah Kota Wina untuk mengubah perspektif masyarakat tentang sosok pemimpin kota yang antisemit atau kebencian terhadap kaum Yahudi.

Lueger menjabat sebagai Walikota Wina selama 13 tahun hingga kematiannya pada 1910. Ia dikenal dengan retorika antisemit yang konon menginspirasi Adolf Hitler, yang tinggal di Wina saat masih muda.

Dalam bukunya "Mein Kampf", Hitler menyebut dirinya secara terselubung mengagumi Lueger.


Patung Lueger yang terletak di alun-alun "Dr. Karl Lueger Platz" di pusat kota Wina kerap menjadi target vandalisme selama bertahun-tahun. Sebab, banyak warga yang ingin patung tersebut dirobohkan.

Karena itulah, seorang pegiat seni Wina, Klemens Wihlidal, memberikan jalan keluar agar patung bersejarah itu tidak dirobohkan. Klemens mengusulkan, patung cukup dimiringkan sedikit untuk mencerminkan perubahan makna.

"Saya ingin mengubah perspektif warga tentang patung tersebut, sehingga tidak lagi menjadi bulan-bulanan warga," ungkapnya, seperti dimuat The Jerusalem Post pada Rabu (7/6).

Pemerintah Wina setuju dengan usulan tersebut dan akan merealisasikannya pada 2024 mendatang.

Namun demikian, Ketua Komunitas Yahudi Wina, Oskar Deutsch menilai kebijakan pemiringan patung itu masih jauh dari kata cukup.

"Merobohkan patung sepenuhnya akan lebih tepat dan sejalan dengan budaya zikir yang tulus,” tegas Deutsch.

Senada dengan Deutch, Ketua Kongres Yahudi Eropa dan mantan Presiden Komunitas Yahudi Wina, Ariel Muzicant menyebut, pemiringan patung merupakan kebijakan yang setengah hari. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya