Berita

Tenzin Metoh/Net

Dunia

Biker Perempuan Asal Arunachal Pradesh Sukses Beri Sentuhan Modern pada Pakaian Tradisional Suku Monpa

RABU, 07 JUNI 2023 | 18:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dikenal sebagai perempuan pertama yang mengendarai motor Ducati Multistrada di Arunachal Pradesh, Tenzin Metoh, juga sukses dalam bisnisnya di bidang fashion dengan mendirikan Oro Bruk, sebuah startup yang memberikan sentuhan modern pada pakaian tradisional suku Monpa.

Mengutip The Think.co pada Rabu (7/6), bisnis yang dijalani Metoh tidak selalu berjalan mulus. Di awal merintis, ia mendapat banyak kritikan dari suku Monpa karena mendesain pakaian tradisional dengan warna lain, seperti biru.

Orang-orang menuduhnya merusak budaya dan dia diejek secara online. Tetapi Metoh tidak pantang menyerah dan terus melanjutkan idenya.


“Saya tidak ingin terlihat lemah, atau takut. Jadi, saya terus membuatnya, terutama tas yang eksklusif untuk masyarakat, dan belum pernah ditiru oleh perusahaan lain,” ujar Metoh.

Menurut Metoh, pakaian utama Monpa adalah Shinka (gaun), Toh-dung (kemeja sutra bagian depan terbuka), dan Chuba (pakaian longgar yang dikenakan wanita).

"Ini tersedia dalam warna lain seperti hijau, merah, kuning hitam, biru, dan semburat biru dan hijau, sebagian besar mewakili lima elemen alam," jelasnya.

Untuk pakaian sehari-hari, ia mendesain gale dengan motif dan desain Monpa. Biasanya, ini dibuat dengan wol yak untuk melawan musim dingin, tetapi dengan wilayah yang semakin hangat karena perubahan iklim, dia memutuskan untuk menggunakan kapas sebagai gantinya.

Metoh juga mendesain aksesoris seperti tas tangan, ikat pinggang, dan perhiasan.

Untuk pria, Metoh mendesain Kanjar, merupakan pakaian penting yang memiliki bahan yang lebih ringan seperti fleece dan brokat agar terlihat trendy.

Ia mendapatkan bahan baku dari pemasok lokal yang sebagian besar menggunakan pewarna organik.

Setelah tiga tahun berjalan, Oru Bruk mulai menghasilkan keuntungan. Orang-orang membuka diri terhadap modifikasi baru, menurut Metoh.

Untuk harga, Metoh mengakui bahwa pakaian tradisional Monpa seperti Shinka memiliki harga yang cukup tinggi, mencapai 25.000 rupe atau Rp 4,5 juta.

Namun, ia mencoba untuk menekan biaya dan menjualnya sekitar 12.000 rupee atau Rp 2,1 juta dan berharap untuk menurunkannya lebih jauh jika ada peningkatan permintaan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya